Sebuah Perkenalan dari saya

Pertama, Waktu Bengong itu mahal, jadi harus dicari dan dikejar. bengong di pantai jadi pilihan nomer 1 karena pemandangan yg lebih simpel kayak laut dan langit biru, awan seperti bulu domba dan sesekali ada kapal warna-warni lewat sambil muterin musik berisik dari mesin perahu. bengong maksud saya di sini, semacam nyari wangsit alias ide untuk mengusik dunia dengan apa yang saya pikirkan. see it? ahahah...


plus-plusnya adalah bisa ngelapangin dada karena liet hal simpel dengan hanya warna dan garis konstan di laut dan langit. jadi otak yg ruwet bisa ngendur dengan sendiri :D


sambil baca. kenapa tidak?


"para Pendendam Indonesia: "kalau engkau berbuat baik seribu kali, bersiaplah untuk tidak menunggu satu orang pun melirik seribu kebaikanmu itu satu kali saja pun. sebaliknya kalau engkau berbuat buruk satu kali saja, bahkan sekedar diduga, dituduh atau difitnah berbuat buruk satu kali saja, maka persiapkan dirimu untuk mendengarkan seribu orang memperkatakan seribu keburukanmu yang mereka karang-karang seribu kali" [cak nun: on para pendendam indonesia article]

jadi, apakah saya pendendam?
saya: ya, ke neraka saja kau para koruptor!


Kalo ini mah tanda-tanda lagi trance on read XD


masalah lingkungan itu bukan cuma dibaju dan di motor butut. tapi pada sudut pandang dan tindakan untuk menjaga lingkungan. ahay! :D


Meskipun Roda hidup akan berakhir, tetap bersinar adalah keharusan. sebagai Mahluk titipan ALLAH di bumi :D


Selanjutnya, Mari Melangkah!!! :D

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer