Pulang
| sangat dekat... saat geliat kehidupan orang lainpun menjadi pemuas dahaga untuk introspeksi |
| saat kenangan tentang pengembaraanmu kembali muncul dan menjadi semakin jelas. membuat batin yg ringkih mulai menggeliat menemukan muara kembali |
| dan kerinduan itu tetap akan datang menyapa... |
| menatapmu seakan berbicara bak anak kecil yang mengajak kamu bicara dengan segala kepolosannya |
| membuatmu semakin resah.. |
| lelah... |
| merindukannya... |
| ...dan kamu pun kembali. pulang. |
aku selalu menangis setiap pulang dari pengembaraan itu.
BalasHapussetiap perjalanan akan menyisakan kerinduan yg menyeruak pahit tatkala kepulangan adalah menetralkan diri dari semacam pelarian jiwa.
entahlah...
Mungkin 'pulang' versi orang rumahan seperti saya berbeda esensinya dgn 'pulang' versi anak kos2an
:P
mungkin kadar antara keduanya aja yg beda ka.. kalo anak kosan lebih ke pelarian jiwa yg porsinya lebih gde dibandingin menangis pada tiap kepulangan dari pengembaraan. dan anak rumahan kebalikannya :D
Hapusdan saya ingin pulang ke malang biar bisa kembali ke jember... >.<
BalasHapushihi.. tapi kamu harus menyelesaikan apa yg harus diselesaikan yun.. diperjalanan itu kamu akan menemukan keakraban baru yang bikin kamu betah :D
Hapus