Tentang Assigment dan kamera baru
Ini tentang program memiliki kamera digital sih.. Tidak begitu banyak alasan yang rumit selain saya tidak selalu mempunyai biaya untuk membeli film dan memprosesnya. Jadi, membuat semacam proposal yang ditujukan ke orang tua saya sendiri adalah pilihan terakhir untuk menunjukkan saya memiliki kemampuan dibidang fotografi dan mengharap dukungan mereka dengan membelikan saya poket digital. Seharusnya saya bisa mandiri kalau cuma urusan kamera. Saya bisa mengikuti lomba foto yang berhadiah kamera atau yang lainnya. Meski, lebih banyaknya, saya minder dengan hasil foto saya sendiri yang tidak dipahami orang lain dan cenderung aneh. Masih cukup sulit buat saya untuk menang. Di sini, saya bukannya menyerah, saya hanya mencoba realistis meski ada sejuta kemungkinan di dalam semua itu. Paling tidak, semangat berkarya saya tidak selesai hanya karena poket digital. Mungkin belajar bersabar dengan menggunakan SLR analog akan membuat saya bijak dalam berpikir dan berkarya.
Dan, ini tidak boleh membatasi gerak saya. Saya tidak mau mati membeku dengan menahan apa yang ada dalam kepala saya sendiri. Dari sekarang, merasa dan berkarya. Hingga tenggelam dalam esensi hidup. Do'akan saya!
Dan, ini tidak boleh membatasi gerak saya. Saya tidak mau mati membeku dengan menahan apa yang ada dalam kepala saya sendiri. Dari sekarang, merasa dan berkarya. Hingga tenggelam dalam esensi hidup. Do'akan saya!
Komentar
Posting Komentar