Tentang Ketakutan yang hampir menyembunyikan


Takut selalu membuat kaku. Itu yang saya rasakan sendiri. Bagaimana takut banyak menghalangi kegiatan-kegiatan yang ingin saya lakukan. Hunting foto terutama. Dicatatan, saya sudah menulis banyak rencana kerja yang ingin saya lakukan berupa ke tempat-tempat yang tidak jauh dari kota. Memang, sebagian tempat itu cukup sepi kalau saya berniat ke sana saat golden moment. Justru saat golden moment itu yang saya takutin. Takut karena ini dan itu yang akhirnya membuat saya hanya bertualang ditempat-tempat yang sudah biasa karena sudah masuk dalam zona nyaman saya sendiri.

Otomatis, kreatifitas saya sangat menurun karena hal ini. :(

Saya sendiri tidak mau membuatnya tumbuh berkembang dan subur sehingga membuat saya semakin betah di kamar dan mulai berkarat. Meski ini larinya ke masalah menyikapi sebuah keadaan tapi ini benar-benar hal besar yang harus saya runtuhkan jika pengen mengakhiri tahun ini dengan lebih menyenangkan dan bermanfaat. Dan biarlah keinginan berkarya itu menjadi energi terbesar pemusnah ketakutan. Lagi pula, setelah membaca otobiografi malcom x membuat saya berpikir tentang rasa takut dan keberanian yang seharusnya menjadi pengingat pada kata yang bernama "waspada"

Hal terpenting yang sangat saya ingat adalah memperjuangkan sebuah kebenaran dari sebuah sistem yang tidak adil itu membuat kita banyak menabrak tatanan kaku yang diyakini banyak orang. Dimusuhi, ditentang, lalu jadi dikagumi karena perjuangan itu menjadi kepastian dari langkah seorang militan kebenaran. Jadi saat kita harus menjadi martyr dari perjuangan itu sendiri, itu tidak akan pernah menjadi masalah yang besar karena sebenarnya, proses dan pemikiran yang sudah dihidupkan akan menjadi sebuah keabadian yang tercatat dalam Lauhul Mahfudz. Jadi, tidak ada kata takut. Apalagi kalau jalan itu hanya berupa tanjakan terjal yang dipenuhi kerikil dan penuh bayangan ketidakenakan. Yang Jelas, itu hanya sepotong dari proses sebuah perjalanan. Karena bumi tidak tersusun dari Bukit yang dipenuhi kerikil saja.

Semoga ALLAH selalu meridhoi setiap langkah dari orang-orang yang berjuang demi kebenaran dan kesejahteraan umat manusia untuk di dunia dan di akhirat. Aamin.. Aamin.. Aamin Allahumma Amin..

Komentar

Postingan Populer