Explore Impian
Sore ini saya sedikit malas belajar. Ya, besok ujian semester. Tapi pikiran saya lagi dipenuhi khayalan-khayalan tentang tempat-tempat yang jauh. Mungkin ini akan menjadi tujuan selanjutnya setelah saya selesai sekolah. Entahlah, belakangan keinginan-keinginan itu semakin kuat. Saya ingin sekali menjelajah sumatra. melihat dan mendengar langsung orang-orang penutur bahasa melayu. pasti akan sangat menarik.
Saya membayangkan rumah gadang, kerbau yang menarik pedati, rumah-rumah panggung, orang-orang yang obrolannya pun kata-katanya berima. Atau Loncat ke belitung. Saya membayangkan bapak-bapak yang kelelahan dan berkumpul di warung kopi. Membicarakan apa aja. Mulai dari politik tingkat RT sampai pemerintahan pusat, membicarakan harga ikan sampai harga-harga lain yang menarik untuk disimak. Aroma kopi dan bau pisang goreng tentu akan sangat menyenangkan. Bayangan-bayangan seperti itu yang membuat saya semakin tidak sabar pengen cepat-cepat menyelesaikan sekolah.
Khayalan random tentu menyenangkan. Hanya saja, saya sedikit mandek berada di sini. Harusnya saya benar-benar memanfaatkan waktu selama di sini. Surabaya tentu bukan kota yang membosankan untuk dijelajah. Tapi saya kurang paham mengapa Radar jelajah saya selama di sini mati. Ah, ini tidak menyenangkan. Kesibukan saya hanya mondar-mandir kampus dan kos-kosan. Ya, hal ini harus di rubah. Saya harus bisa menjelajah lagi.
Banyak tempat yang ingin saya kunjungi. hihi.. ambisius sih.. Apa bener saya akan bisa ke sana itu rasanya ini hanya obrolan konyol saya saja. Tapi, entahlah.. membayangkan hal itu membuat saya bersemangat. Saya jadi ingat saat masa-masa saya di sidrap. Setiap minggu pagi mengunjungi pasar, bertemu orang-orang yang begitu asing, seperti menceburkan diri ke air yang berisi ikan berbagai warna. Tanpa tahu apa yang akan ditemukan saat menceburkan diri ke dalamnya. Ya, Rasanya menyenangkan saat mendapati diri sendiri tertantang oleh hal baru. Hidup Rasanya jadi berbeda dan penuh warna. Menjadi Hal baru dan pikiran rasanya jadi lebih luas dan lapang. Dan itu menyenangkan! :D
Ah, indahnya hamparan pantai di maluku sekarang terbayang-bayang.. makan ikan segar dan menjelah tempat-tempat eksotis terutama pasarnya pasti akan sangat menyenangkan. Ya Allah.. saya bener-bener merindukan "suatu saat" itu. Meski entah kapan.
Harapannya sih, moga saya bisa mewujudkannya. Rasanya menyenangkan bisa tiduran di bukit antah-berantah di suatu daerah di nusantara. Menyelami keramahan warga nusantara yang memiliki impian-impian sederhana tentang kehidupan yang damai dan tenang. Tidak peduli si wakil rakyat gontok-gontokan di gedung DPR sana. Hidup yang melambat dan benar-benar menjalaninnya sebagai kehidupan yang normal. Tanpa rasa curiga dan curang tentang hidup itu sendiri. Saya harus benar-benar sabar menunggu hal ini. Ya, tentu saja saya harus semangat belajar :D
Saya membayangkan rumah gadang, kerbau yang menarik pedati, rumah-rumah panggung, orang-orang yang obrolannya pun kata-katanya berima. Atau Loncat ke belitung. Saya membayangkan bapak-bapak yang kelelahan dan berkumpul di warung kopi. Membicarakan apa aja. Mulai dari politik tingkat RT sampai pemerintahan pusat, membicarakan harga ikan sampai harga-harga lain yang menarik untuk disimak. Aroma kopi dan bau pisang goreng tentu akan sangat menyenangkan. Bayangan-bayangan seperti itu yang membuat saya semakin tidak sabar pengen cepat-cepat menyelesaikan sekolah.
Khayalan random tentu menyenangkan. Hanya saja, saya sedikit mandek berada di sini. Harusnya saya benar-benar memanfaatkan waktu selama di sini. Surabaya tentu bukan kota yang membosankan untuk dijelajah. Tapi saya kurang paham mengapa Radar jelajah saya selama di sini mati. Ah, ini tidak menyenangkan. Kesibukan saya hanya mondar-mandir kampus dan kos-kosan. Ya, hal ini harus di rubah. Saya harus bisa menjelajah lagi.
Banyak tempat yang ingin saya kunjungi. hihi.. ambisius sih.. Apa bener saya akan bisa ke sana itu rasanya ini hanya obrolan konyol saya saja. Tapi, entahlah.. membayangkan hal itu membuat saya bersemangat. Saya jadi ingat saat masa-masa saya di sidrap. Setiap minggu pagi mengunjungi pasar, bertemu orang-orang yang begitu asing, seperti menceburkan diri ke air yang berisi ikan berbagai warna. Tanpa tahu apa yang akan ditemukan saat menceburkan diri ke dalamnya. Ya, Rasanya menyenangkan saat mendapati diri sendiri tertantang oleh hal baru. Hidup Rasanya jadi berbeda dan penuh warna. Menjadi Hal baru dan pikiran rasanya jadi lebih luas dan lapang. Dan itu menyenangkan! :D
Ah, indahnya hamparan pantai di maluku sekarang terbayang-bayang.. makan ikan segar dan menjelah tempat-tempat eksotis terutama pasarnya pasti akan sangat menyenangkan. Ya Allah.. saya bener-bener merindukan "suatu saat" itu. Meski entah kapan.
Harapannya sih, moga saya bisa mewujudkannya. Rasanya menyenangkan bisa tiduran di bukit antah-berantah di suatu daerah di nusantara. Menyelami keramahan warga nusantara yang memiliki impian-impian sederhana tentang kehidupan yang damai dan tenang. Tidak peduli si wakil rakyat gontok-gontokan di gedung DPR sana. Hidup yang melambat dan benar-benar menjalaninnya sebagai kehidupan yang normal. Tanpa rasa curiga dan curang tentang hidup itu sendiri. Saya harus benar-benar sabar menunggu hal ini. Ya, tentu saja saya harus semangat belajar :D

Komentar
Posting Komentar