Tolong, Berhentilah Mengeluh
Mengeluh itu wajar. Manusiawi.
Berhenti mengeluh di media sosial. Ceritalah ke sahabat atau pranng terdekat itu lebih baik. Menebar ke media sosial malah akan memberikan energi negatif. Ya, meski tulisan ini juga bernada mengeluh kepada para pengeluh. Ah, Mari sama-sama memperbaiki diri. Melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Hidup seperti orang yang hidup. Berinteraksi dengan Alam dan Semesta yang menjadi bagian dari kehidupan. Tentu hal itu bukan sesuatu yang sulit bukan? tentu. Karena Bumi belum berubah seneraka Mars atau sedingin Pluto.
Tapi saat keluhan itu dibesar-besarkan, disebar kemana-mana, usaha menjadikan seseorang yang berjiwa besar akan runtuh sendiri. Karena kehebatan seseorang itu dilihat dari seberapa besar dia tabah dan sabar menghadapi "apapun" yang dia alami. Semua orang bisa punya apa saja, tapi mempunyai ketahanan untuk tidak menebar apa yang dirasakan itu lebih penting. Biar Sang Pemilik Pikiran dan Hidup saja yang tau. Biar semesta yang membantu perjuanganmu meraih apapun itu. Sedih, gundah, marah, biar itu terkunci dan tahanlah sebisa mungkin. Seseorang tidak akan jatuh miskin atau akan semakin buruk dengan melakukan hal itu.
Berhenti mengeluh di media sosial. Ceritalah ke sahabat atau pranng terdekat itu lebih baik. Menebar ke media sosial malah akan memberikan energi negatif. Ya, meski tulisan ini juga bernada mengeluh kepada para pengeluh. Ah, Mari sama-sama memperbaiki diri. Melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Hidup seperti orang yang hidup. Berinteraksi dengan Alam dan Semesta yang menjadi bagian dari kehidupan. Tentu hal itu bukan sesuatu yang sulit bukan? tentu. Karena Bumi belum berubah seneraka Mars atau sedingin Pluto.

nice artikel n photo.. mars ga pernah seneraka bumi karena orbitnya lebih jauh dr matahari dibanding bumi..hehe
BalasHapus..hope u visit my blog.. http://melihatpemandangan.blogspot.co.id/